Saya & Buku – Orasi Irfan Afifi di Kampung Buku Jogja #4 2018

Saya mungkin seorang yang—atau mungkin juga sebagian warga Kampung Buku Jogja yang dengan gegap gempita masih merayakan pemeran buku KBJ#4 2018—dengan cara yang sedikit sentimentil terlalu terserap dan terjerat begitu kuat ke dalam buku dan pernak-pernik peliknya. Hingga bahkan untuk keluar dari belitannya, saya atau kita merasa tak mampu. Awalnya belitan itu kita datangi sebagai ujud rasa cinta, yakni dengan membenamkan diri dalam aktivitas membaca juga sedikit rasa ingin tahu menjelajahi semesta pengetahuan yang kita rasa akan mengantarkan pada sebuah “pencerahan” yang bisa menggusah kebodohan juga rasa ingin tahu kita. Lanjutkan membaca Saya & Buku – Orasi Irfan Afifi di Kampung Buku Jogja #4 2018

Pengumuman Hasil Seleksi Kelas Editing bersama Muhidin M. Dahlan

Kampung Buku Jogja menyampaikan terima kasih temen-temen yang telah mengirimkan karya esainya, sebagai salah satu syarat untuk mengikuti Kelas Esai bersama Muhidin M. Dahlan. Dari beberapa karya yang masuk, kami melakukan seleksi dan memutuskan nama-nama berikut berhak mengikuti kelas tersebut. Lanjutkan membaca Pengumuman Hasil Seleksi Kelas Editing bersama Muhidin M. Dahlan

Jadwal Lengkap Kampung Buku Jogja 2018

Kampung Buku Jogja diselenggarakan selama 4 hari, 10 – 13 September 2018, di PKKH UGM. Puluhan narasumber baik personal maupun kelompok kami undang dalam perayaan buku ini. Selain itu, kami juga mengundang Madura sebagai tamu kehormatan.

Seluruh acara yang kami susun disediakan untuk umum dan gratis. Namun karena terkait kuota, kami membuat sistem pendaftaran. Di luar agenda workshop, Anda bisa datang langsung jika tak sempat mendaftar. Lanjutkan membaca Jadwal Lengkap Kampung Buku Jogja 2018

Pengumuman Hasil Seleksi Kelas Puisi bersama Joko Pinurbo

 

Kampung Buku Jogja menyampaikan terima kasih kepada para penyair yang telah mengirim puisi-puisinya kepada kami. Puisi-puisi tersebut sebagai persyaratan untuk mengikuti Kelas Puisi bersama penyair Joko Pinurbo. Akan tetapi, karena banyaknya penyair yang ingin mengikuti kelas ini, kami memutuskan untuk membatasi dengan cara menyeleksi puisi-puisi yang telah masuk ke email panitia. Hanya 20 nama penyair yang kami pilih. Berikut adalah nama-nama tersebut (urutan abjad): Lanjutkan membaca Pengumuman Hasil Seleksi Kelas Puisi bersama Joko Pinurbo

Madura Dalam Rumah Indonesia

TAK BANYAK yang tahu: di abad ke-18 dan 19 Madura menjadi poros utama kekuatan intelektual-politik yang secara total nyaris menyaingi Jawa. Memang, Madura tidak punya kerajaan besar yang namanya layak disandingkan dengan keagungan Majapahit atau Mataram yang dimiliki oleh Jawa.

Yang kita tahu, sepanjang sejarah jatuh bangunnya kerajaan-kerajaan besar di pulau tetangganya itu, Madura tak lebih dari kadipaten-kadipaten kecil yang secara administratif berada di bawah payung kekuasaan Singasari, Majapahit, Demak, Pajang, hingga Mataram. Namun, siapa duga, di balik kesumiran itu selalu muncul aktor-aktor intelektual yang memengaruhi jalannya peta politik raja-raja Jawa. Lanjutkan membaca Madura Dalam Rumah Indonesia

Undangan Keikutsertaan Karya di Stan Literasi Madura #KBJ2018

Kampung Buku Jogja 2018 juga dilaksanakan dengan mengundang tamu kehormatan, yakni Madura. Kegiatan ini akan memberikan ruang dan waktu yang cukup luas bagi orang-orang buku dari Madura untuk menyampaikan informasi, gagasan, maupun harapan mereka tentang dunia perbukuan dan aspek-aspek yang berkaitan.

Kami mengundang para peneliti secara sukarela untuk mengikutsertakan karya penelitian (skripsi, tesis, disertasi) untuk ditampilkan di Stan Literasi Madura. Lanjutkan membaca Undangan Keikutsertaan Karya di Stan Literasi Madura #KBJ2018

Jejak Langkah Orang Buku

 

Dunia perbukuan memiliki komponen-komponen pendukung yang mencakup sumber daya manusia, karya tulis dan visual, teknologi grafika, infrastruktur pemasaran, perpustakaan, lembaga-lembaga pendidikan, dan lain-lain. Dalam aspek sumber daya manusia, dunia perbukuan didukung oleh keberadaan pembaca, penulis, pekerja grafika, pustakawan, pedagang buku, dan sebagainya. Mereka inilah yang layak disebut sebagai “orang-orang buku”. Lanjutkan membaca Jejak Langkah Orang Buku