Kampung Buku Jogja 2019: Menelisik Bilik-bilik Indonesia

Pada tahun 2019 Kampung Buku Jogja (KBJ) menginjak usianya yang ke-5. Kegiatan ini pertama kali diselenggarakan di Yogyakarta pada tahun 2015 sebagai salah satu upaya untuk merawat dan mengembangkan semangat keilmuan dalam dunia perbukuan di Indonesia yang melampaui perbincangan dan praktik perbukuan sebagai komoditas belaka. Kami mewujudkan keinginan tersebut dengan menjadikan KBJ sebagai kerja kolektif insan-insan perbukaun dan ruang diskursif bagi para pencinta buku untuk merayakan buku dalam wujudnya sebagai bahan kajian dan sumber pengetahuan.

Kami menyadari bahwa terdapat banyak hal yang dapat ditelisik dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Buku merupakan salah satu wahana yang menawarkan perspektif untuk penyelidikan tersebut. Oleh karena itu KBJ diusahakan menjadi sarana untuk mengkaji peristiwa yang sudah berlalu dan meneropong perkembangan yang terjadi dalam setiap aspek kehidupan sosial. Dengan demikian KBJ turut mendorong dunia perbukuan untuk selalu berjalan beriringan dengan masyarakat.

Pada tahun ini kami bermaksud membahas dan mendiskusikan aspek-aspek kemasyarakatan yang dikaji oleh para peneliti, dinarasikan oleh para penulis, diterbitkan oleh insan-insan perbukuan, maupun dipertunjukkan oleh para penampil. Kami menyadari bahwa Indonesia adalah sebuah negeri yang sangat kaya dalam setiap bidang yang dimilikinya, seperti sumber daya alam, etnis, seni dan budaya, dan sebagainya. Kekayaan itu pula yang mendorong munculnya para peneliti, penulis, penerbit, penampil, dan kreator lainnya. Mereka menjadikan Indonesia sebagai sumber untuk diteliti dan dikaji kemudian hasilnya dikembalikan kepada pihak-pihak yang ingin mengetahui dan mengapresiasinya, termasuk masyarakat. Karya-karya yang dihasilkan dari pelbagai kajian itu pula yang turut menjadi faktor-faktor yang dipertimbangkan dalam pembuatan kebijakan oleh pemerintah Indonesia.

Penelitian dan pengkajian tentang Indonesia sudah berlangsung sejak kolonialisme Belanda berlangsung di Tanah Air. Terdapat banyak peneliti berkebangsaan asing yang bergulat meneliti aspek-aspek dalam kehidupan masyarakat Indonesia. Banyak pula lembaga penelitian maupun perguruan tinggi di luar negeri yang didirikan untuk menaungi riset-riset tersebut. Kenyataan itu turut mendorong munculnya para peneliti dari dalam negeri yang menengok kembali Ibu Pertiwi sebagai sumber inspirasi, obyek riset, dan bahan kajian keilmuan mereka.

Dengan fondasi dan pemikiran itulah KBJ 2019 ingin menjadi tempat berlangsungnya diskusi-diskusi tentang keindonesiaan yang berbasis pada riset-riset keilmuan oleh para peneliti. Adapun spektrum yang melandasi pemilihan hasil-hasil  penelitian untuk dikaji dalam kegiatan perbukuan tersebut adalah bidang keilmuan yang mencakup aspek-aspek sosial di Indonesia, yakni politik, sejarah, seni dan budaya, bahasa, dan wilayah geografis.

Kami akan mendokumentasikan hasil-hasil diskusi dan perbincangan dalam KBJ 2019 supaya catatan dan diskursus yang berlangsung di dalamnya dapat tersampaikan kepada khalayak yang lebih luas. Dengan cara itu pula KBJ 2019 tetap menjadi kegiatan perbukuan yang berada dalam koridor kepentingan pengayaan wacana dan penyebaran informasi untuk masyarakat Indonesia.

Tinggalkan Balasan