Buku Digital Belum Gantikan Buku Cetak

Salman dari Bentang Pustaka mengatakan bahwa kehadiran buku dalam format digital belum terlalu signifikan menggantikan keberadaan buku cetak. Hal ini diutarakannya dalam Sidang Komisi Keredaksian, Musyawarah Buku, Rabu (13/09) di Dongeng Kopi.

“Pengalaman saya saat menjadi fellow di Frankfurt itu, ada data bahwa penjualan-penjualan buku elektronik belum terlalu signifikan. Di Indonesia bahkan masih sebesar 5% dari buku cetak. Difital itu keniscayaan tetapi belum akan menggantikan buku cetak dalam waktu dekat ini,” ungkap Salman.

Pembicaraan ini bergulir berdasarkan kenyataan betapa bergantungnya masyarakat sekitar kita pada gawai dalam kehidupan sehari-hari. Dari 2012-2014, sebut Salman,  banyak pertumbuhan ebook yang didorong hanya oleh beberapa judul buku saja. Jadi era digital menurutnya tidak semengerikan yang dipikir. Salman lalu melanjutkan bahwa keberadaan buku digital lebih diposisikan sebagai komplementer saja, bukan untuk mensubstitusikan buku cetak. Keduanya menurut Salman bisa berdampingan dengan damai.

Tinggalkan Balasan